Faktor Pertumbuhan Jamur Pada Kayu

Faktor Pertumbuhan Jamur Pada Kayu

Jual Kayu Jati – Kualitas kayu yang baik akan mempengaruhi kualitas benda yang akan dibuat menggunakan kayu. Salah satunya adalah furniture yang terbuat dari kayu. Furniture pada kayu sering kali mengalami pelapukan dan pertumbuhan jamur jika perawatan tidak sesuai dengan standar. Akan tetapi, selain perawatan tenyata juga terdapat faktor alam lainnya.

  1. Temperatur

Jamur perusak kayu dapat berkembang pada interval suhu yang cukup tinggi. Tetapi pada kondisi alami perkembangan yang aling cepat terjadi selama periode yang lebih panas dan lebih lembab setiap tahunnya. Suhu optimum berbeda-beda untuk setiap jenis tetapi pada umumnya berkisar antara 220C sampai 250C.

  1. Oksigen

Oksigen sangat dibutuhkan oleh jamur untuk melakukan respirasi yang menghasilkan CO2 dan H2O. Sebaliknya untuk pertumbuhan yang optimum, oksigen harus diambil bebas dari udara. Tanpa adanya oksigen, tidak ada jamur yang dapat hidup.

  1. Kelembaban

Hampir semua jenis jamur dapat tumbuh baik pada substrat kayu yang belum jenuh air karena kebutuhan jamur akan akan kemebaban berbeda-beda. Kadar air substrat yang rendah sering menjadi faktor pembatas bagi pertumbuhan jamur. hal ini berlaku bagi jenis jamur yang hidup pada kayu dengan kadar air yang kurang dari 20% dan umumnya tidak terserang jamur perusak. Sebaliknya, kayu dengan kadar air 35-50 % sangat disukai oleh jamur perusak.

Jamur pelapuk akan menyerang kayu yang berbeda pada lingkungan yang lembab dalam waktu yang relatif lama. Kayu didalam kamar mandi, atau disekitar bangunan sumur, atau kayu yang terkena air hujan dapat dengan mudah diserang oleh jamur yang akan merusak kayu yang sering terkena air.

  1. Konsentrasi Hidrogen

Jamur pada umumnya tumbuh sangat baik dan cepat berkembang pada kayu yang memiliki kadar air dengan pH kurang dari 7 dalam ukuran asam sampai netral. Pertumbuhan yang maksimal jamur akan berada pada level pH 4,5 sampai 5,5.

  1. Bahan Makanan

Jamur memerlukan makanan dari zat-zat yang terkandung dalam kayu seperti selulosa, lignin dan zat isi sel lainnya. Selulosa, hemiselulosa dan lignin yang menyusun kayu terdapat makromolekul yang terlalu besar dan tidk larut dalam air untuk diasimilasi langsung oleh cendawan.

Kayu merupakan substrat yang sesuai bagi pertumbuhan jamur. Selulosa, lignin dan komponen dinding sel lainnya bisa menjadi sumber makanan bagi jamur. Beberapa jenis kayu secara alamiah lebih tahan daripada jenis kayu lainnya karena mengandung bahan beracun bagi jamur, sehingga kayu teras jarang diserang jamur, kecuali oleh beberapa jenis tertentu saja.

Namun, secara umum hampir tidak ada kayu yang tahan dari serangan jamur bila ditempatkan pada kondisi yang memungkinkan pertumbuhan jamur. Ketersedian makanan jamur dalam kayu dapat dihilangkan dengan perlakuan bahan beracun pada kayu yang tidak membahayakan manusia dan binatang, atau dikenal dengan pengawetan.

Untuk pengawetan kayu agar tidak mudah diserangoleh jamur perusak, alangkah baiknya kayu diberi bahan kimia anti jamur untuk membuat kayu tetap awet dari serangan jamur perusak. Bahan kimia anti jamur yang aman dan ramah lingkungan Anda bisa menggunakan bahan kimia Biocide Wood Fungicide yang diformulasikan khsuus untuk mencegah tumbuhnya jamur pada substrat kayu.

MULIA JATI JOGJA – PINTU JOGJA | KUSEN JATI | PINTU JATI JOGJA | BAHAN BANGUNAN MURAH JOGJA | JATI PERHUTANI JOGJA bergerak didalam bidang pembuatan dan penjualan Kusen Pintu dan Jendela maupun Furniture Interior seperti Meja, Kursi Kitchen Set dan lain-lain. Untuk melakukan pemesanan KLIK DISINI. Hubungi kami di 081 2277 1627 | (0274) 701 4444 | email : muliajatijogja@gmail.com

Leave a Comment