Memilih Material Kusen Pintu Dan Jendela

Ada banyak faktor untuk memilih jenis kusen pintu dan jendela, bisa dari segi dana, waktu pemasangan, kualitas, estetika dan material. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas dari sisi materialnya.

Aluminium

Aluminium berkarakter ringan, material yang kuat dan baik sekali untuk bukaan pada bangunan.

Kelebihannya dia tidak mengalami muai dan susut ketika lembab atau panas, seperti terjadi pada kayu. Bisa dibilang mudah untuk dipotong dan disambung lagi. Untuk penyelesaiannya aluminium bisa dilapis dengan powder coating atau anodize di pabrik sehingga punya daya tahan yang lama. Satu lagi, dia juga termasuk tahan karat.

Kekurangannya, dia cepat menyerap dan cepat pula melepas panas, sehingga untuk wilayah beriklim dingin dia tidak bisa menyimpan panas lama-lama.

Popularitas aluminium didapatkan dari bobotnya yang ringan sehingga mudah dalam pemasangan dan operasional di lapangan, juga memiliki fitur penyelesaian yang menarik dan hanya butuh sedikit perawatan, bahkan mungkin tidak perlu sama sekali.

Kayu

Kayu telah menjadi pilihan sejak jaman para leluhur kita naik kuda dahulu kala, dari masa ketika para ksatria melawan naga katanya…apapun lah. Kelebihannya, bisa langsung didapat dari alam, bisa dikerjakan / diolah dilapangan dan tahan panas. Kayu juga memiliki tekstur, warna dan aroma yang unik, yang terkadang bisa menjadi nilai tersendiri.

Kekurangannya dia dapat memuai dan menyusut, bahkan melenting / bengkok bila terkena lembab maupun panas. Bisa membuat pintu dan jendela macet. Juga bisa membusuk dalam waktu yang lama, dan bisa terkena rayap.

Kayu juga butuh pelapisan atau pengecetan berkala untuk menjaga penampilannya. Jaman dulu dia murah, tetapi sekarang menjadi mahal, bahkan sangat mahal untuk kayu-kayu berkelas seperti jati jateng, ulin, dan merbau.

uPVC

uPVC merupakan varian dari PVC (polyvinyl chloride), PVC kalau kita pegang dia bisa di bengkokan sedikit / banyak karena memiliki sifat plastis yang lunak. Nah uPVC ini, ‘u’ nya itu kependekan dari ‘unplasticized’ – maksudnya PVC yang sudah dihilangkan sifat plastisnya, sehingga ia menjadi kokoh dan kaku. Lalu untuk produk kusen uPVC, produk ini sudah dicampur dengan formula kimia yang tahan UV (ultra violet) sehingga warnanya tidak pudar terkena iklim diluar bangunan.

Kekurangannya, plastik lebih lemah bila dibandingkan dengan aluminium, karenanya didalam rangka kusen uPVC biasanya diberi perkuatan dengan besi galvanis, tersembunyi didalam untuk pengamanan.

Demikian tulisan kali ini mengenai bagaimana cara memilih material bagi kusen pintu dan jendela, di pasaran mungkin sekali sudah tersedia inovasi baru dengan produk dan material yang lebih baru lagi, tetapi untuk saat ini kita bahas sebatas pada 3 material diatas dulu. Semoga berguna.

Leave a Comment