Merancang Jendela Kamar Tidur Yang Cocok

Kamar tidur juga memerlukan ventilasi supaya kamar tidak terasa pengap karena tidak mendapat udara dari luar. Salah satu caranya dengan membuat jendela di kamar.  Tapi merancang  jendela pun tidak bisa sembarangan. Berikut beberapa tips untuk merancang  jendela kamar tidur yang tepat.

Merancang Sirkulasi Udara Kamar Tidur

Kamar tidur yang tertutup akan lembab juga pengap menyebabkan banyak penyakit yang timbul oleh kamar yang kurang dalam sirkulasi udaranya. Nah dengan adanya jendela yang ditempatkan pada samping kamar diharapkan dapat melancarkan sirkulasi udara. Sering-seringlah jendela kamar tidur dibuka terutama pada siang hari.

Merancang Jenis dan Letak Jendela Kamar Tidur

Dibutuhkan pencahayaan yang alami dari sinar mentari untuk membuat kamar tidur yang sehat. Nah hal ini dapat diperoleh dengan pemasangan jendela yang tepat. Dalam proses pemasangannya harus memperhatikan arah matahari, ini juga dapat menentukan besar kecilnya ukuran jendela. Cahaya matahari yang langsung dari barat pada siang sore hari akan membuat ruangan terasa sangat panas. Gunakan kanopi atau overstek jendela untuk menaungi jendela dari cahaya matahari langsung. Atau gunakan gorden atau vitrase yang meminimalkan masuknya cahaya ke dalam kamar. Fungsi pemasangan jendela yang tepat lainya bisa menghemat energi terutama pada siang hari, kamar tidak gelap.

Ukuran Jendela  Kamar Tidur Yang Ideal

Jendela kamar tidur biasanya ukuran yang dipakai pun lebih kecil dibandingkan jendela depan rumah. Jendela kamar idealnya membutuhkan lebar 40 sampai 50 cm dengan tinggi 100 sampai 120 cm. Ada juga jendela boven yang berperan sebagai ventilasi dengan ukurannya lebih kecil, yakni dengan lebar 30 cm x 30 cm.

Leave a Comment