Morfologi Pohon Jati

Bagian-bagian dari pohon adalah batang, akar, daun, dan buah. Seperti halnya juga dengan pohon jati. Pohon jati memiliki bagian-bagiannya juga. Lantas bagaimana dengan morfologi pohon jati? Mari kita bahas bersama 🙂

Batang

Pohon Jati dapat mencapai ukuran yang sangat besar ; dengan tinggi sampai 45 meter dan diameter 200 cm. Batang biasanya silinder tapi menjadi bergalur dan sedikit ditopang (pada bongkot berbentuk seperti belimbing khususnya pohon yang besar) pada dasar ketika dewasa. Warna kulit coklat atau abu-abu, keputihan dan ada juga yang kehitaman dengan alur memanjang dan sedikit mengelupas. Pohon tua sering beralur dan berbanir. Kulit batang tebal.

Daun

Daun panjang 13-75 cm, lebar 10-40 cm dengan letak daun bersilangan, bentuk elips atau bulat telur. Bentuk tajuk rimbun. Pada daerah yang lebih dingin dan curah hujan tinggi, biasanya daun lebih lebar karena untuk mempercapt proses penguapan. bentuk daun oval dengan ujung tumpul atau agak runcing.

Bunga

Bunga biseksual, berwarna putih atau berwarna krem ​​; Masa berbunga dan berbuahnya adalah Juni-Agustus setiap tahunnya. Ukuran bunga kecil, diameter 6-8 mm, keputih-putihan dan berkelamin ganda terdiri dari benangsari dan putik yang terangkai dalam tandan besar. Buahnya keras, terbungkus kulit berdaging, lunak tidak merata (tipe buah batu) . Ukuran buah bervariasi 5-20 mm, umumnya 11-17 mm. struktur buah terdiri dari kulit luar tipis yang terbentuk dari kelopak, lapisan tengah (mesokarp) tebal seperti gabus, bagian dalamnya (endokarp) keras dan terbagi menjadi 4 ruang biji. Jumlah buah per kg bervariasi sekitar 1.100- 3.500 butir, rata-rata 2.000 buah per kg. Benihnya berbentuk oval, ukuran kira-kira 5×4 mm. jarang dijumpai dalam keempat ruang berisi benih seluruhnya, umumnya hanya berisi 1-2 benih. Seringkali hanya 1 benih.yang tumbuh jadi anakan. Akar Jati memilki 2 jenis akar yaitu tunggang dan serabut. Akar tunggang merupakan akar yang tumbuh ke bawah dan berukuran besar. Fungsi utamanya menegakan pohon agar tidak mudah roboh, sedangkan akar serabut merupakan akar yang tumbuh kesamping untuk mencari air dan unsur hara. Untuk membedakan bibit jati yang berasal dari stek pucuk dan pembiakan generatif (biji) bisa dibedakan terutama dari bentuk akar (kalau mau beli bongkar dulu akarnya). Bibit jati Solomon stek pucuk mempunyai akar menyamping (kiri kanan, depan belakang seperti cakar), sedangkan bibit selain stek pucuk akarnya menghujam ke bawah. Daun jati Solomon stek pucuk lebih halus permukaannya, sedangkan bibit biasa cenderung lebih kasar. Pada batang paling bawah terlihat seperti bekas potongan yang mengeluarkan akar, pada ruas pertama terlihat lebih besar dan lebih kokoh serta cenderung lebih gelap dari ruas selanjutnya, karena pada saat pertumbuhan pucuk (proses pemotongan sampai keluar akar 3-4 minggu) terjadi penguatan batang untuk pertumbuhan akar, dan pada saat tersebut pertumbuhan pucuk terhenti.

 

Terima kasih sudah mengunjungi website kami. Semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

MULIA JATI JOGJA – PINTU JOGJA | KUSEN JATI | PINTU JATI JOGJA | BAHAN BANGUNAN MURAH JOGJA | JATI PERHUTANI JOGJA bergerak didalam bidang pembuatan dan penjualan Kusen Pintu dan Jendela maupun Furniture Interior seperti Meja, Kursi Kitchen Set dan lain-lain. Untuk melakukan pemesanan KLIK DISINI. Hubungi kami di 081 2277 1627 | (0274) 701 4444 | email : muliajatijogja@gmail.com

Leave a Comment