Yuk mengenal fakta unik Kayu Jati #2

Kamu pasti sudah tidak asing dengan yang namanya kayu jati. Jenis kayu yang satu ini memang sering dipuja-puja karena memiliki tekstur dan serat yang indah jika diolah menjadi berbagai benda. Tapi bukan hanya indah, jenis kayu yang satu ini juga kuat sehingga banyak dipilih produsen untuk menghasilkan produk berkualitas prima yang tahan lama dan kuat. Di Indonesia, tidak sulit rasanya mencari jenis kayu yang satu ini, khususnya di daerah Pulau Jawa. Bahkan Kota Jepara yang berada di Jawa Tengah digadang-gadang sebagai kota pengrajin kayu jati yang tiada taranya di dunia.

Semakin banyak daun semakin muda

Kayu jati yang banyak digunakan adalah kayu yang sudah tua karena dianggap lebih kuat dan lentur. Untuk menentukannya tidak sulit, selain dari diameter, pengukuran umum jati bisa dari banyaknya daun yang ada dii pohon tersebut. Semakin banyak daunnya, berarti umur pohon masih muda.

Tingginya bisa mencapai 50 meter

Pohon tinggi memang sudah bukan hal aneh, tapi jika tingginya bisa mencapai gedung berlantai 15, tentu itu menakjubkan. Hal tersebut bisa kamu jumpai pada pohon jati yang semakin tua, tingginya akan semakin menanjak.

Tumbuh baik meskipun di daerah kering dan berkapur

Pohon jati bukanlah tanaman yang memerlukan curah hujan yang tinggi. Meskipun sering ditemukan di wilayah tropis, pohon ini akan tumbuh lebih baik jika ditanam di daerah kering dan berkapur, seperti di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tak heran jika Jepara yang ada di Jawa Tengah memasok banyak kayu jati untuk nasional maupun ekspor.

Meranggas ketika kemarau

Untuk fakta yang satu ini, coba deh kamu ingat soal pelajaran ketika sekolah dasar. Jadi ketika menghadapi cuaca panas pada musim kemarau, pohon hati menggugurkan daunnya agar mampu bertahan. Nah, fenomena ini dikenal dengan istilah meranggas.

Warnanya tidak hanya cokelat

Kayu pada umumnya memang berwarna cokelat, tapi kayu jati punya keunikan tersendiri. Terkadang kulit kayu dari pohon jati bisa berwarna keabu-abuan dan sangat cocok untuk dijadikan pelapis dinding. Banyak pula kulit kayu jati yang berwarna campuran,yakni cokelat keabu-abuan.

Harganya naik 10 persen tiap tahun

Selain logam mulia, ternyata kayu jati bisa jadi alternatif kamu untuk berinvestasi loh. Bayangkan saja, hingga kini diketahui, harga jati bisa melambung 10 persen tiap tahunnya.

Bisa jadi obat kolera

Selain bagus untuk membuat berbagai benda kerajinan dan mebel, ternyata kayu jati juga bisa bermanfaat bagi kesehatan. Kalau kamu sakit kolera, menyeduh serbuk kayu jati bisa jadi cara ampuh untuk menyembuhkannya.

Leave a Comment