Yuk mengenal fakta unik Kayu Jati

Kamu pasti sudah tidak asing dengan yang namanya kayu jati. Jenis kayu yang satu ini memang sering dipuja-puja karena memiliki tekstur dan serat yang indah jika diolah menjadi berbagai benda. Tapi bukan hanya indah, jenis kayu yang satu ini juga kuat sehingga banyak dipilih produsen untuk menghasilkan produk berkualitas prima yang tahan lama dan kuat. Di Indonesia, tidak sulit rasanya mencari jenis kayu yang satu ini, khususnya di daerah Pulau Jawa. Bahkan Kota Jepara yang berada di Jawa Tengah digadang-gadang sebagai kota pengrajin kayu jati yang tiada taranya di dunia. Produk-produk yang dihasilkan juga beragam, mulai dari yang biasa seperti perabot, alat makan dan minum, kacamata, aksesoris, casing gadget, dan masih banyak lagi.

Yuk, simak berbagai fakta lain tentang kayu jati di bawah ini!

Pohon jati di Indonesia berasal dari India

Sekarang di Indonesia banyak dijumpai pohon jati bahkan menjadi salah satu pengekspor terbesar kayu jati ke dunia. Berterima kasihlah kepada India. Negara Bollywood itulah yang telah mengirimkan bibit pohon jati ke Indonesia pada abad ke-15, tepatnya saat kerajaan-kerajaan Hindu tengah berkembang di Nusantara.

Trofi Piala Presiden dibuat dari kayu jati!

Alih-alih menggunakan emas atau logam untuk membuat trofi, kayu jati didaulat menjadi bahan dasar trofi Piala Presiden! Pembuatnya adalah Ida Bagus Ketut Lasem yang merupakan pengrajin dari Gianyar, Bali.

Kayu jati juga bisa jadi bantalan rel

Buat kamu yang suka naik transportasi di atas rel yang satu ini, kamu mungkin tidak sadar ada beberapa bantalan rel yang terbuat dari kayu. Meskipun sekarang mayoritas bantalan rel dibuat dari baja, dulunya bantalan kayu jati sempat populer. Kayu jati bisa dijadikan bantalan rel karena tidak mudah lapuk dan tidak mudah melengkung juga.

Awalnya hanya ada di empat negara

Sebenarnya tidak semua negara memiliki jenis kayu yang satu ini. Bahkan pada mulanya hanya empat negara di dunia yang memiliki bibit pohon jati, yaitu Myanmar, India, Thailand, dan Laos. Seiring mudahnya akses transportasi, kini hampir di seluruh negara dunia bisa dijumpai produk dari kayu jati, namun tidak dengan pohonnya.

Mengandung minyak alami

Salah satu alasan kayu jati kerap dijadikan bahan dasar mebel karena kayu ini tidak disukai rayap dan serangga lainnya. Kayu jati juga lentur dan kokoh jika terkena air. Itu semua karena jenis kayu ini mengandung minyak alami. Minyak ini bisa menjaga kayu dari air ataupun menghalanginya dari kerutan.

Semua kapal di dunia sempat memakai kayu jati sebagai bahan dasarnya

Fakta ini benar adanya. Karena dianggap kuat dan tahan air, semua produsen kapal pada masa silam membuat kapal dari kayu jati. Namun sejak masa Revolusi Industri, penggunaannya digantikan oleh besi ataupun baja yang dianggap bernilai ekonomis atau lebih terjangkau.

Tampak indah tanpa vernis

Agar tampak indah, perabotan kayu biasanya mengalami proses vermis supaya terlihat lebih mengkilap. Namun, proses ini bisa dilewati saat mencetak produk dari kayu jati. Kayu jati dasarnya akan terlihat sedikit mengkilap karena mengandung minyak alami.

Leave a Comment