Hindari Kesalahan Memilih Grade Kayu Jati HINDARI KESALAHAN MEMILIH GRADE JATI

Grade Kayu Jati – Primadona industri mebel dan furniture adalah kayu jati bukan? Dan semua orang tahu akan hal itu.  Kayu jati ini terdiri dari beberapa jenis, sehingga orang juga akan melakukan perbandingan sebelum membelinya. Dalam memlih kayu jati, seringkali terjadi kesalahan dalam memilihnya sehingga resiko kita akan mengalami kerugian besar. Oleh sebab itu, kami sarankan untuk memperhatikan beberapa kesalahan yang harus dihindari saat memilih grade kayu jati.

Hindari Kesalahan Memilih Grade Jati

Kualitas kayu jati diklasifikasikan menjadi 3 kelas/grade, yaitu grade A, grade B, dan grade C. Kayu Jati Grade A lebih mahal dari Kayu Jati Grade B, dan Kayu Jati Grade B lebih mahal dari Kayu Jati Grade C. Inilah penyebab utama adanya variasi harga mebel kayu jati di berbagai toko-toko furniture di Indonesia.

Baca juga : Perbedaan Kayu Mahoni dan Kayu Jati

Kayu Jati Grade A

Kayu Jati Grade A adalah kayu jati dengan kualitas terbaik. Kayu jati ini berasal dari bagian tengah atau jantung pohon jati (heartwood) dengan umur pohon paling sedikit 40 tahun. Grade A dapat dilihat dari seratnya yang lurus dan selaras, warnanya yang seragam, seratnya sangat rapat, dan terasa agak licin berminyak saat dipegang permukaan kayunya. Minyak inilah yang memberikan kayu jati ketahanan yang sangat hebat sehingga bisa bertahan melawan cuaca ekstrim (biasanya di negara 4 musim) dan serangan serangga termasuk rayap. Hanya saja, bagian ini hanya sekitar 25% dari keseluruhan batang kayu, dan ini yang membuatnya menjadi langka dan sangat mahal.

Baca juga : Macam Kayu Indonesia

Kayu Jati Grade B

Kayu Jati Grade B berasal dari bagian terluar dari jantung pohon jati (heartwood), bagian ini merupakan 25% – 30% dari keseluruhan batang pohon. Dibandingkan dengan kayu jati grade A, kayu jati grade B memiliki warna yang sedikit lebih terang, serat yang kurang beraturan, dan kurang mengkilap, karena kandungan minyaknya pun lebih sedikit dibanding kayu jati grade A. Butiran serat kayunya pun tidak serapat kayu grade A, tetapi kayu grade B masih baik untuk digunakan sebagai bahan baku mebel atau furniture.

Baca juga : Tehnik Gergaji Kayu

Kayu Jati Grade C

Kualitas Kayu Jati Grade C bisa dibilang rendah. Kayu jati ini berasal dari bagian terluar batang pohon jati (sapwood) dan pohon jati yang belum dewasa. Bagian ini mengambil sekitar 40% dari seluruh bagian batang pohon jati. Kayu Jati Grade C tidak memiliki minyak yang mampu memproteksi kayu, warnanya putih, dan biasanya dipenuhi oleh goresan atau coretan kayu. Walaupun berasal dari pohon jati yang sama, grade C ini tidak memiliki kualitas atau ketahanan yang sama dengan grade A. Biasanya grade C ini harganya jauh dibawah harga grade B dan grade A, bagi Anda dengan budget minim, mungkin ini pilihan yang tepat.

Baca juga : Keutamaan Furniture Kayu Rotan

GAMBAR PERBEDAAN GRADE KAYU JATI

anatomi-kayu diamgram-of-teak gradeJati-300x225

IMG-20160212-WA0002 IMG-20160212-WA0003

KESIMPULAN

Semuanya kembali lagi kepada kebutuhan Anda, jika Anda akan menaruh mebel jati Anda di luar rumah (outdoor) dan Anda tinggal di daerah yang bercuaca ekstrim dengan 4 musim maka Anda perlu mebel jati grade A. Akan tetapi jika Anda memiliki budget yang tidak terlalu banyak, lalu menginginkan kualitas yang mendekati grade A, dan Anda tinggal di Indonesia, Anda masih bisa menggunakan grade B, dstnya.

PENTING: Perbedaan mebel kayu jati grade A, grade B, dan grade C sangat sulit dibedakan pada saat mebel tersebut sudah dilapisi atau sudah di-finishing karena warnanya akan sama. Anda pastinya tidak mau tertipu kan? Maka pastikan Anda memilih vendor mebel, toko furniture atau pengrajin yang jujur dan bisa dipercaya.

Baca juga : Minus Rumah Kayu

Hindari Kesalahan Memilih Grade Jati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *