MDF Berbahaya Untuk Furnitur Rumah Anda Yang Perlu Diperhatikan

Papan MDF: Kenali Kelebihan dan Kekurangannya!KUSEN JATI – Hampir semua hunian memiliki furnitur yang dibuat menggunakan kayu karena cocok dengan segala gaya interior. Beberapa furnitur tersebut di antaranya adalah lemari, meja, kursi, laci, dan rak. Sedangkan salah satu olahan kayu yang sering digunakan adalah papan MDF. Nah ternyata MDF berbahaya untuk furnitur rumah anda. yuk simak artikelnya.

 

 

 

Debu

Pada setiap lembar MDF yang anda terima dari gudang distribusi anda bisa temukan lapisan tipis debu pada permukaannya. Debu tersebut sangat kecil ukuran partikelnya dan berpotensi menimbulkan asma terutama bagi pekerja di area produksi (pembelahan, pemotongan, amplas dan lainnya).

Atau pada furniture kantor, meja komputer dan kabinet TV yang baru saja anda beli, akan bisa ditemukan lapisan debu yang tipis (terutama pada bagian bawah). Resiko ini lebih besar akan berhubungan langsung dengan pekerja pabrik furniture. Oleh karena itu penting untuk diketahui dan dimengerti untuk senantiasa menggunakan jenis masker yang tepat bagi karyawan yang bekerja di area produksi.

Formaldehyde

Pada dasarnya, produksi papan buatan menggunakan lem yang dibuat dari resin Formaldehyde untuk merekatkan partikel kayu dan debu menjadi lembaran papan. Bahan Kimia Formaldehyde dikenal bisa menyebabkan iritasi mata, hidung, tenggorokan dan bahkan paru-paru walaupun hanya pada level kontak yang rendah.

Menurut IARC (International Agency for Research on Cancer), sebuah sub organisasi dari WHO (World health Organization) menemukan bahwa debu kayu merupakan ‘carcinogen'(penyebab kanker) dan Formaldehyde juga disebutkan adanya kemungkinan yang sama pada level carcinogen 3, yang berarti memiliki potensi untuk menjadi penyebab kanker, sehingga pada pemakaiannya harus diberikan pengganti apabila memungkinkan atau mengurangi pemakaiannya sekecil mungkin.

Bagi konsumen pemakai, apabila anda baru saja membeli sebuah set furniture almari atau meja kerja. Yang terbuat dari lembaran papan MDF atau partikel board lainnya. Aroma khas akan keluar dari furniture anda dan kadang-kadang akan terasa pedih di mata apabila kita terlalu dekat terutama ketika membuka pintu. Itulah sebabnya sebaiknya apabila baru saja membeli almari yang terbuat dari bahan papan buatan. Sebaiknya biarkan pintu-pintunya terbuka selama beberapa hari sebelum digunakan.

Standar Amerika dan Australia membatasi emisi Formaldehyde pada MDF maksimum 0.3 ppm (parts per million). Di jerman dan beberapa negara Skandinavia justru memberikan batas lebih rendah yaitu 0.1 ppm. Pengukuran kadar emisi Formaldehyde ini bisa diketahui melalui pemeriksaan laboratorium dengan metode khusus.

Tindakan Preventif

Pemilik perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan kesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawan. Satu langkah yang bisa diambil adalah dengan ‘hanya’ menggunakan MDF E1 (low emission). Yang berarti memiliki kandungan di bawah batas maksimum apabila memungkinkan. Beberapa produsen MDF saat ini juga telah mulai mempromosikan jenis MDF E1 yang sesuai dengan standar internasional.

MDF Berbahaya Untuk Furnitur Rumah Anda Yang Perlu Diperhatikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *